Showing posts with label Daerah. Show all posts
Showing posts with label Daerah. Show all posts

KH Maimoen Zubair Angkat Bicara. Kontroversi Ahok

18:20 0
KH Maimoen Zubair, Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang.
– Kontroversi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok tentang Surat Almaidah ayat 51, membuat Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Rembang KH Maimoen Zubair Angkat Bicara. Mbah Maimoen meminta seluruh umat muslim untuk tenang dan meredam amarah.

Apalagi menurut ulama kharismatik tersebut, Ahok sudah meminta maaf secara terbuka di hadapan publik. Pihaknya pun meminta agar umat Islam tak lagi terpecah belah dan membesar-besarkan masalah ini.

“Dia (Ahok) itu kan sudah meminta maaf, maka jangan dibesar-besarkan. Sehingga bila amarah dapat diredam maka persatuan juga bisa dijaga,” katanya.

Menurut dia, terkait polemik Surat Al Maidah tersebut menurut dia, bahwa itu diserahkan ke pribadi masing-masing pemilih. Menurut dia, jika umat Islam di Jakarta tak ingin memilih Ahok karena alasan agama, tidak perlu dibesar-besarkan sehingga memicu isu SARA.

“Kalau menurut saya, bila mereka (Islam) tidak suka memilih ya tidak usah dipilih saja. Namun permasalahan itu jangan dibesarbesarkan,” ujarnya.

Menurut dia, Ahok merupakan warga keturunan Tionghoa dari Bangka Belitung. Di daerah itu menurut dia, juga banyak warga Tionghoa yang memeluk agama Islam. Dia itu orang China Bangka Belitung, di sana (Bangka Belitung) juga ada orang Islam China,” ujarnya.

Di Jawa Tengah menurut dia, juga ada masjid yang bercorak Bangka Belitung. Satu-satunya masjid tersebut berada di wilayah Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang.

“Di Sarang masjid saya itu satu-satunya masjid yang berkhaskan Belitung. Oleh sebab itu, perbedaan itu jangan dibesar-besarkan. Sehingga kita bisa hidup rukun. Yang penting kita umat Islam itu habluminallah harus dikuatkan, dan habluminannas harus selalu dijaga dengan baik,” harapnya.

Sumber: koranmuria.com

Heboh Polisi Memulung Barang Bekas Demi Mendapatkan Rezeki Halal

15:44 0
Brigadir Kepala Seladi foto: SuryaMalang (Tomi Lebang)

Masih pagi benar, tapi sebuah berita di halaman depan koran telah mengoyak-ngoyak perasaan. Seorang polisi lalu lintas di Malang, Jawa Timur, Brigadir Kepala Seladi, bekerja sambilan memulung limbah dan barang bekas untuk diolah dan dijual kembali. Ia memilih bekerja di luar jam dinas demi uang halal untuk tambahan bagi biaya hidup istri dan tiga anaknya.

Di tempat "basah" sebagai penguji praktik SIM A, Seladi tak pernah mau menerima hadiah berupa uang, bahkan segelas kopi sekalipun sebagai ucapan terima kasih dari mereka yang lulus ujian. Dan kehidupan seperti itu -- orang jujur yang sungguh langka di belantara manusia aneka rupa di negeri ini -- sudah ia jalani puluhan tahun, juga selama 16 tahun bertugas di layanan SIM A Polres Malang.

Dengan itulah ia menjadi polisi yang bertugas dengan senyum tanpa beban, kepala yang tegak, dan harkat yang terjaga.

Sungguh, Indonesia tak berkekurangan orang baik. Mereka ada di mana-mana, tertimbun oleh kabar kawin cerai para pesohor, narkotika, korupsi, dan perburuan kursi kekuasaan.

Panjang umur Yang Mulia Bripka Seladi. Selamat pagi orang-orang baik Indonesia.

sumber Fb Sugeng Susilo

Ternyata Sutradara Itali Tertarik Jadikan Pasuruan Sebagai Lokasi Pembuatan Film Islam Nusantara

21:32 0
Bupati Kab. Pasuruan Bersama Sutradara asal Itali pasuruankab.go.id images
Pasuruan – Banyaknya situs Islam yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Ternyata menarik perhatian salah satu sutradara asal Italia, Spinelli yang berencana akan menjadikan wilayah Pasuruan sebagai lokasi pembuatan film layar lebar bertemakan Islam Nusantara.

Guna mewujudkan keinginannya itu, Sutradara asal Itali yang sudah melahirkan sejumlah film layar lebar tersebut melakukan kunjungannya ke wilayah Kabupaten Pasuruan, yaitu untuk melakukan observasi bersama dengan beberapa orang crew-nya.

Para crew film dan beberapa orang dari Tim Ekspedisi Pesona Islam Nusantara tersebut, tiba di Kabupaten Pasuruan pada Jumat (08/04/2016) malam lalu. Setiba di Kabupaten Pasuruan, mereka langsung disambut oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf.

Selanjutnya, keesokan harinya yaitu pada Sabtu (09/04/2016). Mereka langsung melakukan observasi dengan mendatangi Makam Ibu Ratu Syarifah Khadijah di Bangil. Kemudian dilanjutkan menuju ke beberapa lokasi. Di antara yaitu di Pondok Pesantren Ngalah Purwosari, Candi Jawi, dan Masjid Chengho.

Tak hanya itu, pada Minggu (10/04/2016) dini hari tadi. Rombongan Tim Ekspedisi Pesona Islam Nusantara juga turut menikmati pemandangan sun rise (matahari terbit) dari Penanjakan, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Menurut, Dr. Sapta Nirwandar, Honorary Advisor for Minister of Tourism, Republic of Indonesia menyampaikan, kedatangan mereka ini ialah untuk menanggapi keinginan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf yang akan menjadikan Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu destinasi kelas dunia.

“Tujuan kami datang ke sini yaitu untuk menindaklanjuti keinginan Bupati Pasuruan, untuk mempromosikan Pasuruan sebagai destinasi kelas dunia. Di sini sendiri kami lihat banyak potensi, hal inilah yang membuat salah satu sutradara asal Italia tertarik untuk menjadikan Kabupaten Pasuruan sebagai lokasi pembuatan film bertemakan Islam Nusantara,” pungkasnya.

sumber : Kabarpas.com

Aturan Pendakian Gunung Rinjani 2016

14:01 0
Gunung Rinjani/trakkingrinjani images

Berdasarkan kesepakatan multipihak pada koordinasi pembukaan pendakian ke Taman Nasional Gunung Rinjani yang dihadiri oleh pelaku wisata, aparat pemerintahan dan masyarakat umum tanggal 25 dan 30 Maret 2016 disepakati hal-hal sebagai berikut :

  1. Menjaga kebersihan Rinjani dan membawa kembali barang berpotensi sampah,
  2. Ceklist barang dan bersedia untuk diperiksa di pintu pendakian di pintu masuk dan keluar,
  3. Menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan pengunjung, tidak menebang pohon, vandalisme dan hal-hal lain yang merusak Rinjani,
  4. Registrasi dan membayar tiket masuk sesuai jam pelayanan 07.00-16.00 WITA,
  5. Lapor ke petugas di pintu keluar setelah pendakian dan menyerahkan sampah pada jam pelayanan 07.00-16.00 WITA,
  6. Patuh pada kebijakan penutupan pendakian.

Sanksi pelanggaran kesepakatan :

  1. Tidak membawa sampah dikenakan sanksi penyitaan alat pendakian selama 2 minggu dan ditebus dengan membayar Rp 250.000,-,
  2. Mengganggu ketertiban, keamanan dan kenyamanan pengunjung; menebang pohon serta kegiatan lain yang merusak kawasan dikenakan sanksi sesuai undang-undang,
  3. Denda membayar tiket 4 kali lipat untuk pengunjung tanpa tiket/pengunjung ilegal,
  4. Pengunjung yang tertangkap tangan ditemui saat penutupan kawasan dikenakan denda membayar tiket 4 kali lipat; penyitaan alat pendakian selama 2 minggu dan ditebus dengan membayar Rp 250.000,
informasi @ tnrinjani.net

Surat Edaran Pembukaan Pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani 2016

13:43 0
Terhitung mulai 1 April 2016, pendakian ke semua pintu pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani resmi dibuka untuk umum. Keputusan ini diambil berdasarkan rapat koordinasi pembukaan kawasan yang dihadiri oleh multipihak yang terkait wisata pendakian. Hasil rapat tertuang dalam surat sebagai berikut :

Surat Edaran

Gunung Rinjani/trekkingrinjani images

Sukses UNBK Dihari Kedua Di MAN Bangil

14:36 0
siswa serius menghadapi soal UNBK MAN Bangil
MF DIGIMED, Kab. Pasuruan – Selasa (5/4/2016) merupakan hari Kedua Ujian Nasional  baik yang Ujian Nasional Berbasis Kopentensi (UNBK) maupun Ujian Nasional Papper Basic Test yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia.
UNBK merupakan Ujian Nasional yang mengunakan teknologi komputer,yang  kedua kali dilaksanakan dibeberapa sekolah yang ada di Kab. Pasuruan, salah satunya adalah  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bangil.
Menurut kepala sekolah MAN Bangil Drs.H.Moh. Alfan Makmur,MM., menyatakan bahwa UNBK ini diselenggerakan pada hari Senin-kamis (4-7/4/2016) dan Senin-Selasa (11-12/4/2016), hanya 1 mata pelajaran yang di ujikan setiap harinya.
UNBK MAN Bangil di ikuti oleh total 347 siswa yang terdiri dari 25 siswa jurusan Agama, 34 siswa jurusan Bahasa, 180 siswa jurusan IPA dan 108 siswa Jurusan IPS. dan dilaksanakan di 4 ruang, masing-masing ruang disediakan lebih dari 40 unit untuk 3 sesi, hal ini dikarenakan adanya prasayarat bahwa sekolah penyelenggara harus memiliki perangkat komputer minimal 1/3 dari jumlah siswa. Oleh karena itu sekolah menyediakan sebanyak 170 set  lebih perangkat komputer. Guna kelancaran UNBK ini pihak sekolah beserta tim IT MAN Bangil mempersiapkan semuanya baik listrik dan jaringan dengan serius.
Oleh karena itu untuk mencapai kesuksesan penyelengaraan UNBK baik secara sistem maupun materi soal maka  pihak sekolah telah melakukan tri out, simulasi sampai sampai gladi bersih untuk memastikan bahwa natinya tidk ada kendala teknis san sistem yang ada serta memantapkan pemahaman materi soal bagi siawa sendiri.
Disinggung mengenai kecurangan yang kemungkinan dilakukan oleh siswa peserta ujian, Alfan Makmur menyatakan bahwa kecurangan yang dilakukan siswa relatif tidak ada, contek mencontek jawaban soal dinyatakan sangat tidak mungkin karena tiap peserta mempunyai soal berbeda satu dengan yang lainnya. Kata sandi ujian baru diberikan pada saat ujian dimulai,  Peserta terisolir dengan pihak luar karena semua alat komunikasi dilarang dibawa masuk peserta, disamping itu ada 1 orang pengawas, 1 orang proktor dan 1 teknisi yang siap diluar ruangan.
 Alfan Makmur berharap agar UNBK yang pertama dan kedua ini berlangsung dengan sukses tanpa ada gangguan maupun halangan yang berarti sampai selesai, siswa dapat mengerjakan dengan baik dan benar serta tidak adanya kecurangan dalam penyelenggaraan ujian ini.