Showing posts with label nasional. Show all posts
Showing posts with label nasional. Show all posts

Edsus Kartini, Si Pemberontak Berjuluk Kuda Kore

09:53 0
RA.Kartini. frewaremini.com images
Suatu siang seusai pelajaran sekolah, seorang gadis Belanda jangkung dan pirang di Europeesche Lagere School, Letsy Detmar, asyik membaca buku di bawah pohon. Ayo Letsy, ceritalah, apa saja bacakan sedikit dari bukumu, ujar seorang anak perempuan berkulit sawo matang, dengan rasa ingin tahu yang meluap-luap.
Dialah Kartini, salah satu murid pribumi perempuan di sekolah itu. Letsy bercerita, ia membaca buku bahasa Prancis, agar dapat masuk ke sekolah guru di Belanda.
Letsy kemudian balik bertanya kepada Kartini. Tetapi Ni, kau belum pernah cerita kepada saya, akan jadi apakah kau nanti. Pertanyaan Letsy, seperti yang dituturkan Kartini dalam suratnya kepada Nyonya Abendanon, Agustus 1900, tidak dapat dilupakannya.
Sebab, kemudian, saat Kartini bertanya kepada ayahandanya, menjadi apakah dirinya nanti, sang ayah menjawab, Raden ayu! Sebuah jawaban yang agaknya malah menjadi tanda tanya besar di benak kepalanya: seperti apa kehidupan raden ayu itu?
Inilah jawaban yang kelak malah membangkitkan jiwa Kartini untuk berontak terhadap peraturan-peraturan. Bahwa menjadi raden ayu berarti seorang gadis harus kawin, harus menjadi milik seorang laki-laki, tanpa mempunyai hak untuk bertanya apa, siapa, dan bagaimana.
Kartini memang pribadi yang tampaknya memiliki jiwa gelisah dan rasa ingin tahu besar. Berdasarkan cerita adiknya, Kardinah, semenjak kecil Kartini adalah anak yang enggan diatur. Sehari-hari ia sangat lincah, gesit, pandai.
Ia suka bermain di kebun, meloncat-loncat, berlari-lari, dan mudah bergaul. Kebiasaan ini juga digambarkan Kartini dalam sebuah surat. Saya dinamakan kuda kore, kuda liar, karena saya jarang berjalan, tetapi selalu meloncat-loncat dan berlari, kata Kartini dalam suratnya kepada Stella Zeehandelaar, 18 Agustus 1899.
Bagaimana saya dimaki-maki karena terlalu sering tertawa terbahak-bahak yang dikatakan tidak pantas, oleh sebab memperlihatkan gigi saya, tulis Kartini, seperti dimuat Majalah Tempo, 22 April 2013. Tidak aneh, ayah dan kakak-kakaknya menjuluki Kartini dengan sebutan Trinil atau burung kecil yang lincah dan cerewet. Namun ibunya, Ngasirah, tidak suka dengan julukan Trinil atau Nil .
Ngasirah suka marah kepada adik-adik Kartini bila mereka ikut-ikutan memanggilnya Nil . Karena dianggap tidak sopan, tutur Kardinah. Ketika ayah Kartini diangkat menjadi bupati, mereka pindah ke rumah dinas, yang sekarang disebut pendapa kabupaten.
Mereka memiliki seorang pembantu bernama Ibu Sosro yang bertugas menjaga Kartini, Roekmini, dan Kardinah. Pada suatu saat, Ibu Sosro dibuat sangat marah. Awalnya, karena sedang mengantuk, ia enggan menemani mereka bermain di luar rumah. Ketiganya dikunci di dalam kamar, dan Ibu Sosro memilih tidur.
Mengetahui Ibu Sosro tertidur pulas di depan pintu, Kartini memimpin adik-adiknya kabur dan bermain seharian di kebun luar pendapa. Ibu Sosro, yang mengetahui perbuatan mereka, langsung marah dan mengadu ke orang tua Kartini. Anak-anak nakal. Berani ya keluar dari kamar. Ini pasti Trinil yang mengajak kamu, katanya.
Bukannya jera, ketiganya malah membalas dengan menaruh merica di dalam lumpang tempat Ibu Sosro biasa menumbuk kinang (sirih). Ketika Ibu Sosro menumbuk kinang di dalam lumpang dan memasukkannya ke dalam mulut, mulutnya langsung panas seperti terbakar. Dilaporkannya kembali kejadian itu kepada Sosroningrat.
Romo benar-benar marah kepada anak-anaknya kali ini. Sejak saat itu anak-anak tidak lagi berani berbuat seperti itu, tulis Kardinah dalam buku The Three Sisters. Selanjutnya: Ngetop di Sekolah Belanda Karena sikapnya yang lincah, gesit, pandai, dan mudah bergaul, Kartini sangat menonjol di sekolahnya, Europeesche Lagere School.
Apalagi di sekolah Belanda itu kebanyakan muridnya adalah anak campuran Belanda-Indonesia dan Belanda totok. Hanya sedikit yang pribumi asli, apalagi perempuan. Kartini menjadi sangat terkenal karena kefasihannya dan kemahirannya menulis dalam bahasa Belanda. Pernah Europeesche Lagere School kedatangan seorang inspektur Belanda yang menyuruh murid di sekolah itu membuat karangan dalam bahasa Belanda.
Dari hasil penilaiannya, karangan Kartinilah yang paling bagus. Meski pintar dan suka membaca, Kartini bukanlah anak yang takluk pada perintah guru. Ia tetap anak kecil yang suka jail terhadap gurunya.
Salah satu guru yang paling sering diisengi Kartini adalah Pak Danu, guru bahasa Jawa yang sengaja didatangkan keluarga Sosroningrat untuk mengajari anak-anak mereka. Kartini dan adiknya sering meminta Danu membelikan makanan kesukaan mereka, yaitu pecel daun semanggi.
Cara ini digunakan tiga bersaudara itu untuk menghindari pelajaran. Lambat-laun perbuatan mereka diketahui Sosroningrat. Mereka dimarahi dan Danu diganti dengan guru lain bernama Sumarisman, yang lebih berwibawa dan tegas.
Di bawah bimbingan Sumarisman, ketiga bersaudara dapat menguasai bahasa Jawa dengan berbagai tingkatan. Selain mendapat pendidikan formal dan pendidikan bahasa Jawa, Kartini kecil memperoleh pendidikan membaca Al-Quran. Namun Kartini kurang begitu menyukai pelajaran ini karena harus mengikuti panjang-pendek harakat dalam huruf Arab.
Kartini juga sering mengajukan pertanyaan yang sulit dijawab gurunya. Meski begitu, ayahnya tidak marah. Hanya ibunya yang marah, karena Ngasirah sangat keras mendidik Kartini dalam hal ibadah. Pada 1892, usia Kartini memasuki umur 12 tahun 6 bulan atau usia remaja putri.
Meskipun Sosroningrat cukup progresif menyekolahkan putra-putrinya ke sekolah Belanda, ia belum dapat melepaskan seluruh adat bangsawan yang kolot. Kartini tidak boleh melanjutkan pelajaran. Ia sudah dianggap cukup besar untuk dipingit, dikurung di dalam rumah tanpa hubungan dengan dunia luar sampai ada seorang pria yang melamarnya.
Dalam surat kepada Nyonya Abendanon, Kartini menceritakan kesedihannya. Betapa Kartini memohon kepada ayahnya agar diperbolehkan melanjutkan sekolah ke Hogere Burger School di Semarang. Ia memohon sambil menangis dan bersujud.
Tapi sang ayah, meski pedih, tetap mengatakan tidak. Pernah seorang gurunya bertanya, apakah Kartini mau ikut Letsy pergi ke Belanda guna melanjutkan pelajaran. Kartini terdiam. Matanya berbinar riang, tapi kemudian redup. Dengan tersendat ia menjawab: Jangan tanya apa saya mau, tanyakan apa saya boleh.
sumber : tempo.co

Agar Presiden Joko Widodo Memecat Menteri BUMN Rini Soemarno. Mahasiswa Mogok Makan

09:39 0
Demo agar Meteri Rini Soemarno di pecat
Sejumlah mahasiswa Yogyakarta yang sejak beberapa waktu lalu mogok makan terus melanjutkan aksi mereka untuk mendesak Presiden Joko Widodo agar memecat Menteri BUMN Rini Soemarno.
Kini, para aktivis yang tergabung dalam Persatuan Aksi Nasional Mahasiswa (Panama) itu menggelar aksi mogok makam di halaman DPRD Yogyakarta.
Menurut koordinator aksi Panama, Hendra, aksi mogok yang sebelumnya dilakukan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) itu akan terus berlanjut sampai Jokowi -sapaan Joko Widodo- mencopot Rini.
Hendra menduga Rini bermasalah karena namanya tercantum dalam Panama Papers, atau dokumen tentang klien firma hukum asal Panama, Mossack Fonseca.
"Kami siap bertahan meneruskan aksi mogok makan, sampai Rini Soemarno betul-betul dipecat dan ditangkap. Sebelumnya kami aksi mogok makan di UMY, namun istana belum mendengar sehingga mulai hari ini kami mogok makan di gedung wakil rakyat, DPRD DIY,” katanya melalui layanan pesan singkat, Rabu (20/4).
Hendra menjelaskan, ada lima mahasiswa yang melakukan aksi mogok makan. Yakni Angga, Doni dan Santos dari UMY, serta Pram dari Universitas Widya Mataram dan Edi Manik dari Universitas Teknologi Yogyakarta.
Ia menambahkan, jika Jokowi tak menggubris tuntutan untuk mencopot Rini maka Panama akan melanjutkan aksi mereka di depan Istana Negara.
“Jika masih belum didengar juga kita akan mogok makan di istana Jakarta. Kita percaya Jokowi akan mendengar suara rakyat untuk segera copot Rini Soemarno," sambungnya
sumber : jpnn.com

Inilah Gunung Berapi Eksotis Untuk Trekking di Indonesia

20:19 0
Dihiasi dengan pegunungan dan gunung berapi ditutupi oleh hutan hujan tropis, Indonesia merupakan salah satu tempat paling eksotis di dunia untuk trekking gunung tropis dan pengamatan gunung api. The Indonesia Ring of Fire berjalan melalui Sumatera, Jawa, Kepulauan Sunda dan kemudian naik ke Maluku.
Berikut adalah gunung berapi yang terbaik untuk mendaki di Indonesia :

Gunung Krakatau
Gambar Courtesy: Ben Beiske digunakan di bawah Creative Commons Licence
Letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883 telah tercatat sebagai salah satu peristiwa vulkanik yang paling kejam yang pernah tercatat. Gunung Krakatau masih sangat banyak gunung berapi yang aktif dan scaling itu akan membutuhkan berkemah malam di Pulau Rakata, di mana pandangan letusan Krakatau bisa disaksikan pada malam hari. Yang satu ini pasti harus-kunjungan .

Gunung Bromo
Gambar Courtesy:  Giovanni Damiola digunakan di bawah Creative Commons Licence
Gunung Bromo merupakan salah satu gunung yang paling ikonik di Indonesia. Hal ini disebabkan keindahan megah, di mana ia berdiri forebodingly dalam Kaldera Tengger lautan pasir sambil memuntahkan asap belerang putih.

Kawah Ijen
Gambar Courtesy:  M Reza Faisal digunakan di bawah Creative Commons Licence
 Kawah Ijen merupakan gunung lain yang populer di Indonesia. Di dalam kawah adalah pirus danau belerang megah yang memancarkan api, api biru di malam hari dan berasap putih hari.
Gunung Semeru 
Gambar Courtesy:  gunungindonesia.com digunakan di bawah Creative Commons Licence
Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Jawa. Penduduk setempat menyebutnya Gunung Mahameru yang berarti The Great Mountain, yang berasal dari gunung Hindu-Buddha mistis Meru dan Sumeru para dewa. Dibutuhkan dua hari mendaki untuk mencapai puncak dan relatif mudah untuk pejalan kaki berpengalaman.

Gambar Courtesy:  Shreyans Bhansali digunakan di bawah Creative Commons Licence

Gunung Merbabu, nama yang diterjemahkan ke Mountain Ash, adalah satu-satunya gunung berapi di daftar ini yang terbengkalai. Itu terletak bersebelahan dengan Gunung Merapi ke arah tenggara di ketinggian lebih dari 3.000 ft. Itu adalah mendaki menantang sampai ke puncak.

Gambar Courtesy:  Robertus B. Herdiyanto digunakan di bawah Creative Commons Licence

Gunung Kerinci, gunung berapi tertinggi di Indonesia dan puncak tertinggi di Sumatera, terletak di dalam Seblat Taman Kerinci Nasional yang merupakan rumah bagi spesies terancam punah - Harimau Sumatera dan Badak Sumatera. Sebuah gunung berapi sama-sama aktif memiliki kegiatan tahunan. Pendakian ke tepi gunung ini memakan waktu sekitar tiga hari dan dua malam.

Gambar Courtesy:  Eternal Vagabond digunakan di bawah Creative Commons Licence
Gunung Batur adalah salah satu gunung berapi aktif yang paling populer berdiri di 1700m ketinggian. Dua jam perjalanan kecil untuk wisatawan dan pejalan kaki memiliki pemandangan matahari terbit dari Bali dan pulau-pulau sekitarnya. Meskipun waktu memakan, pendakian dan pemandangan lanskap dan Danau Batur adalah semua layak pada akhirnya.

Gunung Agung 
Gambar Courtesy:  Ketut Sukandia digunakan di bawah Creative Commons Licence
Gunung Agung adalah gunung tertinggi di Bali. Ini memiliki makna spiritual ke Bali sebagai pura Besakih. Legenda mengatakan bahwa itu diciptakan oleh Tuhan Hindu Pasupati ketika ia membagi Gunung Meru yang merupakan sumbu spiritual alam semesta. Kenaikan itu sendiri adalah sebuah petualangan dan banyak wisatawan merasa benar-benar bermanfaat setelah mengalami itu.

Gunung Rinjani
Gambar Courtesy:  Trekking Rinjani digunakan di bawah Creative Commons Licence
Gunung Rinjani di Lombok adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Untuk mendaki gunung berapi ini akan mengambil dua hari trekking tapi lihat di puncak adalah semua layak.

Gunung Kelimutu
Gambar Courtesy:  thomas blower digunakan di bawah Creative Commons Licence
Gunung Kelimutu adalah rumah ke danau tri-berwarna terkenal yang orang perjalanan melalui jalan panjang yang berliku-liku hanya untuk mendapatkan. Danau yang dalam warna biru, hijau dan merah karena zat vulkanik dan perubahan warna tergantung pada musim dan waktu membuatnya ajaib.

Dengan letusan gunung berapi sering dan gempa bumi, Indonesia memiliki kehormatan menakutkan menjadi negara yang paling geologis penuh gejolak di dunia. Indonesia adalah harus-mengunjungi tempat untuk pendaki gunung untuk mengeksplorasi kekayaan flora dan fauna dari pekerjaan dan beberapa keindahan pemandangan menakjubkan.

Leonardo DiCaprio Dukung Gerakan Rakyat Aceh Menggugat (GeRAM)

11:17 0


 Gerakan Rakyat Aceh Menggugat (GeRAM) mendesak pemerintah untuk menyelamatkan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) dan menggalang dukungan publik melalui petisi di laman Change.org.
Petisi itu ikut didukung aktor Leonardo DiCaprio, dan menyebar melalui akun sosial miliknya. Petisi ini mendesak agar  Presiden Joko "Jokowi" Widodo untuk melindungi salah satu hamparan terkaya hutan hujan tropis di Asia Tenggara. Ini telah mengumpulkan 55.000 tanda tangan pada Kamis. Farwiza Farhan aktivis Yayasan HAKA mengatakan pentingnya perlindungan ekosistem Leuser bagi kestabilan iklim global juga menjadi perhatian masyarakat dunia.
  Orang yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (GeRAM) meningkatkan kesadaran untuk kebutuhan untuk melindungi Zona Ekosistem Leuser (KEL) di Aceh melalui petisi online.
Petisi ini merupakan salah upaya untuk mendesak pemerintah untuk merevisi suatu peraturan Islam tentang penataan ruang yang tidak termasuk KEL sebagai salah satu hutan lindung dan kawasan strategis nasional dalam rencana penggunaan lahan tersebut.
  Kelompok ini mengajukan gugatan class action di Januari terhadap Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan DPRD Aceh speaker Muharuddin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
  Pemerintah hanya telah membuat janji-janji kosong meskipun dorongan kelompok untuk perlindungan KEL sejak 2013, Farwiza Farhan, Ketua Forest, Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA), mengatakan pada hari Rabu.
  "Kami ingin janji-janji untuk mengikat secara hukum, jadi kami mengambil masalah tersebut ke pengadilan," kata Farwiza wartawan pada konferensi pers.
  Tiga upaya mediasi dengan pemerintah mengakibatkan kebuntuan satu bulan setelah gugatan diajukan. Pengacara untuk administrasi Aceh menolak untuk melanjutkan negosiasi dan menyarankan bahwa kasus tersebut dibawa ke pengadilan, kata Farwiza.
  Kurangnya kemauan politik dari pemerintah daerah menghambat upaya kelompok dalam menuntut pelestarian KEL, tambahnya, dengan para pejabat lokal yang memiliki kecenderungan untuk mengakomodasi kepentingan pelaku bisnis daripada yang warga.
  "Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Aceh telah mengeluarkan lebih izin dan pembukaan lahan terus, dengan lahan yang dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit," kata Farwiza.
anggota GeRAM Abu Kari mengatakan kelompok bertujuan untuk memperjuangkan KEL untuk dimasukkan dalam Perencanaan Tata Ruang Perda. Sebagai salah satu Asia carbon sink terbesar, perlindungan KEL adalah penting bagi keseimbangan lingkungan di Aceh, katanya.
  Tidak hanya warga umum, masyarakat adat yang tinggal di hutan menggantungkan hidup di daerah hutan hujan tropis yang unik di mana spesies yang terancam punah seperti gajah, badak Sumatera, orangutan dan Sumatera harimau semua hidup dalam satu habitat. sumber;tempo.co thedjakartapost

Aturan Pendakian Gunung Rinjani 2016

14:01 0
Gunung Rinjani/trakkingrinjani images

Berdasarkan kesepakatan multipihak pada koordinasi pembukaan pendakian ke Taman Nasional Gunung Rinjani yang dihadiri oleh pelaku wisata, aparat pemerintahan dan masyarakat umum tanggal 25 dan 30 Maret 2016 disepakati hal-hal sebagai berikut :

  1. Menjaga kebersihan Rinjani dan membawa kembali barang berpotensi sampah,
  2. Ceklist barang dan bersedia untuk diperiksa di pintu pendakian di pintu masuk dan keluar,
  3. Menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan pengunjung, tidak menebang pohon, vandalisme dan hal-hal lain yang merusak Rinjani,
  4. Registrasi dan membayar tiket masuk sesuai jam pelayanan 07.00-16.00 WITA,
  5. Lapor ke petugas di pintu keluar setelah pendakian dan menyerahkan sampah pada jam pelayanan 07.00-16.00 WITA,
  6. Patuh pada kebijakan penutupan pendakian.

Sanksi pelanggaran kesepakatan :

  1. Tidak membawa sampah dikenakan sanksi penyitaan alat pendakian selama 2 minggu dan ditebus dengan membayar Rp 250.000,-,
  2. Mengganggu ketertiban, keamanan dan kenyamanan pengunjung; menebang pohon serta kegiatan lain yang merusak kawasan dikenakan sanksi sesuai undang-undang,
  3. Denda membayar tiket 4 kali lipat untuk pengunjung tanpa tiket/pengunjung ilegal,
  4. Pengunjung yang tertangkap tangan ditemui saat penutupan kawasan dikenakan denda membayar tiket 4 kali lipat; penyitaan alat pendakian selama 2 minggu dan ditebus dengan membayar Rp 250.000,
informasi @ tnrinjani.net

Surat Edaran Pembukaan Pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani 2016

13:43 0
Terhitung mulai 1 April 2016, pendakian ke semua pintu pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani resmi dibuka untuk umum. Keputusan ini diambil berdasarkan rapat koordinasi pembukaan kawasan yang dihadiri oleh multipihak yang terkait wisata pendakian. Hasil rapat tertuang dalam surat sebagai berikut :

Surat Edaran

Gunung Rinjani/trekkingrinjani images

Upaya Penyelamatan 10 WNI Disandera Abu Sayyaf Terus Dilakukan

14:09 0

Wawancara Menteri luar negeri Retno marsyudi
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan, pemerintah masih berupaya keras membebaskan para anak buah kapal (ABK) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina, Selatan. Ada 10 ABK yang disandera kelompok tersebut sejak 26 Maret 2016.
"Bahwa upaya pembebasan 10 WNI terus dilakukan," tegas Retno di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (31/3/2016).
Upaya pembebasan dilakukan dengan banyak cara. Termasuk melakukan koordinasi dengan pemerintah Filipina. "Komunikasi saya dengan Menlu Filipina sangat intensif," kata Retno.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanantha Nasir mengatakan, kapal Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12 yang membawa 7.000 ton batu bara dan 10 orang awak kapal berkewarganegaraan Indonesia dibajak kelompok Abu Sayyaf.
Pria yang kerap dipanggil Tata itu mengatakan, Kemlu telah menerima informasi tersebut pada Senin 28 Maret 2016. Usai menerima informasi, Kemenlu langsung melakukan pengecekan terkait dugaan tersebut.
Saat dibajak, kedua kapal dalam perjalanan dari Sungai Puting, Kalimantan Selatan menuju Batangas, Filipina Selatan. Pembajak meminta tebusan sekitar Rp 14 miliar untuk membebaskan seluruh awak kapal.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Luar Negeri, pembajakan terhadap kapal tunda Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12 yang berbendera Indonesia itu terjadi saat dalam perjalanan dari Sungai Puting Kalimantan Selatan menuju Batangas, Filipina Selatan. "Tidak diketahui persis kapan kapal dibajak. Pihak pemilik kapal baru mengetahui terjadi pembajakan pada tanggal 26 Maret 2016, pada saat menerima telepon dari seseorang yang mengaku dari kelompok Abu Sayyaf," ujar Jubir Kemlu Arrmanatha Nasir.
Saat ini, Kapal Brahma 12 sudah dilepaskan dan sudah di tangan otoritas Filipina. Sementara kapal Anand 12 dan 10 awak kapal masih berada di tangan pembajak, namun belum diketahui persis posisinya. Dalam komunikasi pihak Kemlu melalui telepon kepada perusahaan pemilik kapal, pembajak dan penyandera menyampaikan tuntutan sejumlah uang tebusan.
Diketahui sejak 26 Maret, pihak pembajak sudah dua kali menghubungi pemilik kapal.